Kamis, 07 Oktober 2010

KESEHATAN OLAHRAGA

Aspek Pedidikan Kesehatan Dalam Olahraga

A. Pengertian dan tujuan pendidkan kesehatan

Pendidkan kesehatan ialah usaha sadar untuk menimbulkan perubahan tinkah laku hidup sehat. Perubahan itu terutama pada diri seseorang yang kemudian mempengaruhi lingkungan masyarakat disekitarnya.

Derajat sehat bertalian dengan status kesehatan. Yang dimaksud dengan status kesehatan ialah keadaan jasmani, rohani, dan sosial yang baik tanpa keluhan sakit sehingga seseorang dapat menggunakan pikiran dan tenaganya dengan sebaik-baiknya untuk mencapai prestasi kerja yang lebih baik.

Tujuan khusus pendidikan kesehatan ialah untuk membantu dan mendorong setiap orang untuk mencapai status kesehatan yang lebih baik melalui usaha dan perbuatannya sendiri. Dalam dokumen organisasi Kesehatan Sedunia (WHO)

pada tahun 1954 dapat kita baca tujuan pendidikan kesehatan, yakni sebagai berikut:

… “usaha pendidikan kesehatan harus dimulai dari minat (interest) setiap orang untuk meningkatkan kadaan kehidupan dan terbentuk rasa bertanggung jawab terhadap diri, keluarga, masyarakat dan bangsanya”.

Para ahli psikologi berpendapat, perilaku manusia mengandung beberapa aspek yang selalu berubah-ubah. Sumber bacaan dalam psikologi banyak membahas masalah ini. Tokoh pendidikan, Benjamin S. Bloom misalnya, menggolongkan perilaku manusia menjadi tiga aspek utama. Dia menggunakan istilah “domain” karena masing-masing aspek perilaku itu juga mengandung beberapa sifat. Ketiga domain yang dimaksud ialah

1.domain kognitif

2. domain afektif, dan

3. domain psikomotorik.

Ketiga dominan itu memang bisa dibahas secara terpisah. Tapi dalam kenyataannya ketiga domain itu berkaitan erat dan saling mempengaruhi jika salah satu dominan terpengaruh atau berubah, maka domain lainya juga bisa berubah.

Fungsi utama pendidikan kesehatan ialah menanamkan pengertian dan pemahaman terhadap beberapa aspek yang terkait dengan pencapaian derajat sehat.

Manusia merupakan faktor utama yang menentukan masalah kesehatan, faktor yang mempengaruhi hubungan antara manusia dan lingkungannya terutama pengetahua, sikap, dan perbuatan manusia itu sendiri. Adapun rusaknya hubungan manusia dan lingkungannya, terutama karena:

a. Ketidaktahuan

b. Kebiasaan yang salah

c. Kepercayaan yang tidak menguntungkan.

Olahraga pada dasarnya berisi kegiatan yang berorientasi pada gerak.pelaksanaannya bergantung pada kemampuan dan tujuan yang ingin di capai oleh pelakunya. Adapun kegiatan jasmani atau olahraga akan mendapatkan dampak positif dan negatifnya, dampak positifnya badan menjadi sehat sedangkan dampak negatipnya jika kegiatan jasmani tersebut tidak di lakukan dengan akan mengakibatkan cedera dll.

Keuntungan yang dapat diraih melalui program pendidikan jasmani dan olahraga di sekolah atau perguruan tinggi ialah pencapaian beberapa tujuan yang selaras dengan tujuan pendidikan kesehatan.

a. Secara teratur olahraga.

b. Memeperhatikan makanan yang menghasilkan tenaga dan bergizi.

c. Memelihara kebersihan diri.

d. Menghindari perbuatan yang dapat merusak kesehatan (misalnya, tidak merokok, minum minuman keras).

e. Memelihara kebersihan da kesehatan lingkungan, termasuk fasilitas olahraga yang digunakan.

f. Mencegah hal-hal yang dapat menimbulkan cedra atau yang membahayakan kesehatan (misalnya, perlu dilakukan pemanansansebelun berolah raga, pemeriksaan kesehatan secara teratur, atau melekukan kegiatan olahraga dengan intensitas sesuai dengan kemampuan).

B. Masalah Kesehatan di Indonesia

Masalah utamanya adalah status kesehatan masyarakat yang masih rendah.gejala ini terungkap dari ciri-ciri umum yakni tingkat kelahiran dan tingkat kematian bayi masih tinggi. Menurut laporan Survei Bank Dunia (1985), indonesia memiliki tingkat kelahiran kasar sebanyak 34 per seribu dan tingkat kematian sebanyak 13 per seribu.

Salah satu penyebab utama terjadinya masalah itu ialah rendahnya tingkat pegetahuan penduduk tentang pemeliharaan kesehatan. Adapun beberpa faktor masalah kesehatan yang timbul di negara kita ialah faktor yang seimbang seperti jmlah penduduk dan lingkungan hidupnya.

Masalah kesehatan berakar pada tiga faktor utama yaitu;

a. kepadatan penduduk

b. pola penyakit dan,

c. kekurangan gizi.

C. Usaha Pemecahan Masalah Kesehatan

Usaha pemecahan masalah kesehatan yaitu

1. Usaha pencegahan, pencegahan dilakukan terutama melalui peran serta masyarakat untuk waspada . pelaksanaannya meliputi tiga tahap yaitu;

    1. Pencegahan premier, pada tahap ini yang di lakukan ialah mencegah sedini mungkin melalui pendidikan, mencakup penyuluhan, pendidikan non formal dan pendidikan formal.
    2. Pencegahn sekunder, usaha yangdi lakukan pada tahap ini ialah bantuan kepada mereka yangtelah menunjukan tanda-tanda sakit.
    3. Pencegahan tertier, usaha ini di tujukan pada penderita yang telah mulai sembuh dari penyakit yang dideritanya, dengan cara memeriksakan kesehatannya secara teratur.
  1. Usaha pengobatan, usaha pengobatan merupakan tanggung jawab dan wewenang tenaga medis, persoalan ini lebih banyak di tangani oleh dokter, paramedis,dan tenaga paramedis lainnya.
  2. Usaha pemulihan, usaha ini merupakan cara pemecahan masalah kesehatan yang di lakukan oleh tenaga medis dengan cara memberikan anjuran untuk menjaga kesehatan, larangan-larangan yang harus di jauhi.

D. Pemecahan Masalah Kesehatan Secara Sistematis.

Masalah kesehatan perlu di pecahkan secara sistematis, artinya ada seperangkat langkah yang mesti di tempuh. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  1. Identifikasi masalah.

Yang di telaah ialah penderita, penyebab, frekuensi kejadian, waktu, tempat, jenis dan beratnya masalah kesehatan atau kecelakaan.

Tidak ada komentar: